Saturday, June 27, 2020

DEEMUST - YUNG MAC, TENTANG MENGHARGAI REVOLUSI GENRE MUSIK


Scene solois rapper lokal sekarang makin rame, diimbangi dengan produktifnya karya-karya mereka yang muncul di setahun kebelakang.
Salah satunya adalah, "Deemust", musisi hip-hop dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan yang memulai karir di awal tahun 2017 dengan single berjudul "Dirty Rat" sebagai solo karir, kini juga menjadi salah satu anggota dari grup rap "Wasaka". Lagu lagu nya pun sudah bisa di nikmati via Soundcloud, YouTube, Spotify, Apple Music dll.

Usai melepas single bersama salah satu rapper dari Jepang "Lil Chucky", pada akhir tahun lalu, Deemust kembali melontarkan lagu baru "Yung Mac" lengkap beserta videoklip nya. Kali ini dengan nuansa beat ala $uicideboys$, Deemust mencoba membawa vibe dark trap kembali hidup lagi ke skena lokal di Kalimantan Selatan.

Di lagu baru nya ini dia mencoba bercerita tentang keresahan nya terhadap para pemain lama di Hip-Hop yang tidak bisa menghargai style baru seperti mumble rap, emo rap, autotune dll.

"Gini ya... gausah hanya di musik rap deh, perubahan atau revolusi itu akan terjadi pada semua hal, dan itu cepat atau lambat pasti akan terjadi. Nah kebetulan sekarang terjadi pada rap, sudah banyak sounds baru yang gak melulu hanya boombap oldschool. Aku gak resah dengan oldschool nya ya, aku juga main oldschool kok bareng Wasaka. Aku resah nya terhadap oldhead kolot yang emang keras kepala gak mau nerima perubahan ini", menurut pendapat Deemust.

Tidak hanya "Yung Mac" dalam waktu dekat Deemust juga akan merilis single lagi pada tanggal 3 Juli nanti. Kali ini dia mengajak salah satu kawan nya dari Bali "Oz the Oddz" sebagai featuring pada track tersebut. Rencana nya 2 rilisan ini akan jadi awalan untuk rilisnya EP "Back from the Dead" yang akan ia rilis pada tahun ini.

Sambil nungguin rilisan nya, mending cek dulu deh videoklip "Yung Mac" di bawah ini genkz!




---------------
Author: OLAN