Saturday, August 1, 2020

August 01, 2020

SACHI HADIRKAN ‘SOUNDSTREAM’, RAGAM MUSIK SPESIAL DI AKHIR PEKAN

Pertunjukan musik yang sering kali digelar pada waktu akhir pekan telah cukup lama tak terdengar gaung kemeriahannya. Kemesraan musik dan penikmatnya yang kerap terjadi di waktu akhir pekan pun terasa perlahan pudar. Dari SACHI selaku promotor menghadirkan ‘Soundstream’ sebagai platform musik untuk mengembalikan kemeriahan musik akhir pekan yang telah banyak dirindukan. Menampilkan beragam musisi, Soundstream akan memeriahkan tiga akhir pekan di bulan Agustus dengan kemasan baru yang tak kalah seru. Episode perdananya akan tayang pada hari Sabtu (01/08) malam pukul 21:00 Wib, dengan mengusung empat musisi sekaligus.

Musik dan akhir pekan punya hubungan yang sangat erat. SACHI ingin kedekatan itu tetap terjaga, walau belum bisa bertatap muka secara langsung. SACHI membawa Soundstream menjadi seri pertunjukan musik virtual yang tayang khusus di akhir pekan dengan berbagai kejutan dari penampil. Menjanjikan sajian musik akhir pekan yang menarik, SACHI menampilkan program ini lebih terkini. Setiap akhir pekan adalah momentum perilisan lagu baru atau mendengar lagu-lagu baru bagi pecinta musik, dan SACHI melengkapi ritual berburu musik itu dengan menghadirkan tayangan audio-visual yang menyegarkan. Inilah semangat di balik tayangan Soundstream.

Edisi perdana, Sabtu (01/08) nanti yang akan menghadirkan empat musisi sekaligus dengan materi-materi yang bahkan belum dirilis sebelumnya, agar para penikmat musik bisa menikmati sajian terbaru. Tayangan perdana Soundstream akan menampilkan Sal Priadi, Vira Talisa, Iga Massardi dan Hondo. Keempat nama musisi ini memiliki sebuah konsep musik yang khas walaupun secara umum semuanya mengusung genre musik populer. Iga Massardi, yang dikenal sebagai bagian dari grup musik Barasuara, kali ini akan tampil solo membawakan rilisan terbaru darinya yang berjudul Krisis Hiburan. “Untuk setiap project musik yang saya jalani, pastinya saya ingin masing-masing punya karakter yang unik dan kuat. Khusus solo project kali ini saya banyak mengangkat keresahan serta keseharian saya pribadi sehingga lahirlah lagu Krisis Hiburan dan juga lagu lain yang bisa ditonton eksklusif perdana saat Soundstream nanti,” kata Iga yang akan tampil dengan iringan tiga gitar Sabtu nanti.

Tak hanya Iga yang akan menampilkan karya baru untuk pertama kalinya di Soundstream. Hondo yang digawangi oleh Mohammed Kamga dan Chevrina Anayang pun turut menyisipkan sebuah lagu baru yang belum dirilis saat Soundstream nanti. “Kami sadar bahwa masih banyak yang belum mengenal Hondo, tapi itu tidak menghentikan kami untuk terus konsisten berkarya. Soundstream pastinya jadi salah satu ajang untuk mengenalkan musik Hondo dan juga menegaskan komitmen kami untuk terus produktif tadi,” imbuh Chev.

Sementara itu, bagi Sal Priadi gelaran Soundstream juga menjadi cukup spesial. “Ini kali pertama buat saya membawakan lagu Irama Laut Teduh secara langsung. Selain itu, Soundstream juga akan jadi ajang pertama yang mendokumentasikan kolaborasi saya dengan Vira Talisa dengan baik. Jadi, kalau bisa sih jangan dilewatkan ya” jelasnya lagi.

Vira Talisa sendiri dijadwalkan untuk membawakan beberapa lagu andalannya selain berduet bersama Sal Priadi. “Kalau Sal, Iga dan Hondo sudah bawa lagu-lagu baru, saya punya pendekatan yang agak berbeda buat Soundstream. Saya membawakan beberapa lagu dari sepanjang karir selama ini yang mungkin sudah jarang kedengaran lagi. Karena momennya bertepatan dengan rencana untuk meluncurkan rilisan fisik album Primavera dalam waktu dekat ini,” pungkas Vira.

Untuk Soundstream episode perdana ini, banyak hal-hal yang akan terjadi untuk pertama kalinya, selain memang akan tayang di hari pertama bulan Agustus. Dengan tiket seharga Rp. 45.000 yang bisa dibeli langsung dikanal Loket.com dan GoTix, Soundstream akan membuat akhir pekan makin berkesan. Setelah episode perdana pada 1 Agustus nanti, SACHI juga menyiapkan episode berikutnya pada 15 dan 29 Agutus 2020, di jam yang sama pukul 21:00 WIB, dengan sajian menarik.

Friday, July 31, 2020

July 31, 2020

PENGHANTAR : SUDUT PANDANG BERBEDA DALAM RASA YANG SAMA

Cover Art Penghantar
Tahun ini , ranah permusikan Kalimantan Selatan akan semakin beragam, karna Penghantar, band asal Banjarmasin ini , turut meramaikan scene musik lokal. Terbentuk di tahun 2017, Penghantar beranggotakan Ahsan (Vokal) & Doni (Gitar). Awalnya mereka mencoba mengeksplorasi musik dengan beberapa kali manggung membawakan lagu cover dari beberapa band. Sampai akhirnya tahun ini, mereka memantaskan membawa genre Ambient/Bedroom Pop sebagai musik yang mereka usung. Hingga Reret (Vokal) akhirnya ikut bergabung tahun ini.

(Dimulai dari kiri) Doni (Gitar), Reret (Vokal), Ahsan (Vokal)
Kemunculan mereka dibuka dengan single lagu “I don’t Think So”. Lagu yang catchy ini, menceritakan tentang pesimis seseorang akan perasaannya kepada orang lain. Lagu ini nantinya akan membawa cerita tentang pandangan dalam  sebuah pertemuan, yang berujung pada rasa ketidak percayaan diri dan imajinasi yang liar. Bersudut pandang yang berbeda dalam mewakili kedua belah pihak dalam perasaan yang sama, dari pertemuan yang membekas di memori. 
Lagu ini juga nantinya akan menjadi salah satu track dalam album perdana, yang berjudul “Solar Plexus”, yang direncanakan akan rilis tahun ini. Selain di paltform-platform musik digital, baru-baru ini mereka juga merilis video lirik di channel youtube. Tonton videonya dibawah dan so, what do you think?



author: Olan

Tuesday, July 28, 2020

July 28, 2020

9 BAND LOKAL YANG BERENCANA RILIS ALBUM TAHUN INI


“Anj*ng kangen manggung.”
“aduh. kangen crowded kawan-kawan di gigs.”
“fak congorna, pengen stage diving bos.”
“kapan lagi ya bisa sing a long bareng penonton?”

Sebagian pelaku musik menggeretu, sebagian lagi bersiasat untuk memaksimal kondisi pandemi, dengan berencana merilis album mereka tahun ini.
Berikut 9 band/ grup musik lokal dalam radar kita yang mulai prepare buat rilis album tahun ini genkz, cekdizot!

1.Peter Sally

Band Pop Punk satu ini kata salah 1 personilnya sudah hampir merampungkan album pertama mereka. Uniknya, dalam album nanti, mereka tak hanya membicarakan soal semangat & pertemanan, tapi ada lagu yang mengangkat isu lingkungan. Kalau yang belum kenal, selain di instagram, mereka juga punya videoklip yang rilis di channel youtube Bilik Bersenyawa, yok mampir.


2.Penghantar 

Terbilang cukup baru di skena musik lokal, Penghantar sudah berani komitmen untuk menyelesaikan album mereka di tahun ini. Beranggotakan 3 orang dengan frontwoman, Penghantar mantap mengusung genre Ambient/Bedroom Pop. Mereka juga sudah meluncurkan lagu mereka versi demo di Spotify. Penghantar juga jadi band di program kita, yaitu Ekstrakurockuler, yang mana mereka menggantikan posisi band sebelumnya yang konfirmasi sedang hiatus. Congratz Penghantar!


3.Wasaka

Sebenarnya Wasaka sudah merilis album mereka di bulan Februari kemarin, dan berniat untuk launching album di bulan Maret. Karna bertepatan munculnya pandemi, mereka menundanya. Nah kabarnya, group Hip Hop ini akan launching album di bulan depan genkz! Kalian juga bisa membeli CD album mereka lewat akun Instagram mereka (kalau masih ready stock ye).


4.Naughty Hand

Setelah menunda-nunda albumnya dari beberapa tahun lalu, band Metalcore satu ini mantap tentukan tahun ini sebagai waktu yang tepat untuk rilis album. Di temui saat lagi recording, Naughty Hand sudah hampir menyelesaikan proses semua lagu mereka di albumnya nanti. 


5.TK Scooterist Reggae

Band yang berumur belasan tahun ini juga ikutan berinisiatif untuk meretas album mereka di tahun ini, dengan merampungkan 11 lagu dalam album mereka.


6.Kacamata Pacah

Minggu lalu, Kacamata Pacah merilis video klip baru dengan salah 1 lagu di album ke 2 mereka nanti, yang berjudul Andai Aku Bisa. Check di channel youtube genkz, sembari doakan mereka untuk cepat menyelesaikan album barunya.


7.Rockapudink

Ditanya saat sang drummer sedang asik take drum nya, doi mengiyakan kalau Rockapudink berencana merilis album mereka tahun ini. Band asal Banjarbaru ini juga terbilang aktif memaksimalkan channel youtube mereka. Kalau mampir kesana, jangan lupa subscribe ya genkz!


8.ATTD

Satu lagi band Pop Punk yang mengaku siap untuk rilis album pertama mereka tahun ini. Yap, ATTD bahkan tinggal menentukan tanggal yang tepat serta desain packaging album mereka nanti. Mereka juga sudah merilis 2 lagu di youtube, dari beberapa lagu di album mereka.


9.Kalayangan Pagat

Terakhir, divisi Rock Alternatif ini juga menyatakan siap meretas album ke 2 mereka tahun ini. Band yang pernah menyuarakan isu lingkungan dengan tour ke beberapa kota di Kalimantan ini berencana merilis album mereka tepatnya di akhir tahun nanti genkz.


Yap, itu tadi 9 band yang berencana menyelesaikan/merilis album terbaru mereka di tahun ini. Sebenarnya masih ada beberapa band juga yang mungkin akan rilis album, seperti Muram, Madhava, Parang, dll. Mungkin akan kita bahas di Part 2 nanti genkz. Tungguin aja ya.

Cheers Up buat mereka genkz, biar semangat nyelesain albumnya! Tagih ke mereka ya kalau ternyata belum rilis juga akhir tahun nanti, hehe.


author: Olan

Monday, July 27, 2020

July 27, 2020

SIASAT SAAT PANDEMI, ALBUM BARU DIGARAP MANDIRI


Masa pandemi dimaksimalkan oleh kawan-kawan TK Scooterist Reggae untuk fokus penggarapan album terbaru mereka. Band yang beranggotakan Arie (vocal), Okky (rhytm), Syarif (lead guitar), Fahri (bass), Dani (drum), Hasan (keyboardist), dan Reza (perkusi) ini, mantap merampungkan album tahun ini. “Tentunya semoga pandemi ini cepat berakhir, agar kita bisa susun schedule untuk launching albumnya.” kata Okky.

Proses pengerjaan albumnya sendiri masih dalam tahap pembutan “guide” musiknya, dan digarap DIY di rumah salah satu personil. Mereka berencana merampungkan 11 buah lagu dalam albumnya nanti. Tema lagu-lagu album tersebut juga beragam, tak hanya mempersoal tentang perdamaian, tapi juga tentang persahabatan, pergerakan, cinta, dan lain lain. “Salah satu lagu terbaru yang bakal mereka rilis berjudul Reggae Got Mind, yang menggambarkan tentang musik Reggae yang penuh keindihan dan rasa cinta, jika mau menerimanya.” ujar Okky.



Okky juga menambahkan, kendala yang dihadapi seringkali adalah mencocokan waktu masing-masing personil yang agak susah, karna masa pandemi sekarang, tapi dengan komunikasin yang baik, semua bisa diatasi, tutupnya. Ok genkz, doakan mereka cepat merampungkan album baru nya ya, cheers up buat TK Scooterist Reggae!

author: Olan

Friday, July 24, 2020

July 24, 2020

8 SKENA-QUEEN VERSI BILIK BERSENYAWA


Berbicara tentang dunia kreatif, sorotan pasti tentang apa yang dibuat. Sekarang, sesekali kita soroti cewek-cewek sakti mandraguna dengan kreatifitasnya! Gak ngomongin gender yak, tapi karena lagi pengen nyorotin cewe-cewe asli provinsi kita, yang luar biasa dan ga pernah mentok dalam berkegiatan. Lets we call our “Skenaqueen.”

Oiya, Skena-Queen sendiri, kata skena diambil dari kata scene, yang punya makna mewakili sub-culture movement masing-masing. Ada yang jadi fotografer, musisi, videografer, seniman gambar, apapun itu, yang mempersoal hubungan kontribusi kreatifitas yang mereka lalukan untuk meramaikan industri kreatif baik lokal atau nasional.Kali ini kita mau apresiasi mereka dengan kenalin mereka ke kalian.
Penasaran? Lezgow cekdizot genkz!


1. @iinbolu

Nur Inayah atau yang dikenal sebagai Iin, adalah seorang creative director berasal dari Martapura. Selama berproses, tak hanya menghasilkan karya videografi, Iin juga beberapa kali terlibat pembuatan film, baik lokal maupun selama doi pendidikan di kota Malang. 
Karya-karyanya juga bisa kalian lihat di akun @monuma.lab . Bilik Bersenyawa juga pernah berkegiatan bareng Iin sebagai pemateri workshop, beberapa tahun lalu. Iin juga terlibat di organisasi non profit Mimpi Anak Meratus. Salute buat Iin 👏


2. @citra_hernadi

Yang ini kita baru kenalan kemarin genkz. Banyak yang rekomendasikan Citra sebagai salah 1 skena-queen di scene fotografer. Rasanya pantas kita sematkan, karna beberapa hasil karyanya, dipajang di akun instagramnya genkz. 
Mbak Citra, yang berdomisili di Banjarbaru ini, menggeluti genre Macro & Landscape Photography. Dari kawasan daerah Kal-Sel sendiri, sampai ke beberapa daerah Indonesia. Adem deh mandanginnya. Mandangin hasil jepretannya ya. Check aja genkz!


3. @vaniahsy

Kalau yang sudah follow kita dari lama, sudah pasti tak asing sama wajah doi. Karna Vania adalah emaknya anak-anak, sekaligus founder Bilik Bersenyawa. Vania berkontribusi di banyak kegiatan kita tahun lalu. Doi juga menggeluti bidang visual art dan tergabung di beberapa komunitas visual art lokal. Karya-karyanya juga pernah terpampang di beberapa kegiatan kita. 
Sayangnya cewe jebolan Gudskul ini sekarang kerja di daerah Jakarta genkz. Doi disana juga nyambil kerja bareng sama Esports & Gaming Media. (Emak macam apa yang ninggalin anak-anaknya, hmm)


4. @sarahmorgue

Metalhead banua pasti kenal sama Kak Sarah. Yap, doi adalah vokalis dari band Metalcore dari Banjarbaru, New Day Is Over. Kegaharan kak Sarah sudah gak usah ditanya lagi genkz, karna New Day Is Over  sendiriadalah band metal yang berdiri sejak 2006, dan sudah banyak manggung di gigs sampai acara-acara bergengsi seperti Hellprint dan jadi nominasi W.O.A Metal Battle Indonesia. 
Gak cuman punya project band metal, doi juga punya sisi kalem loh, sebagai vokalis di project band pop akustiknya, yang sering ngisi di berbagai event-event lokal genkz. 


5. @agseisa

Agseisa atau yang sering dikenal sebagai Age, sebenarnya gak perlu kita kenalin lagi ya. Sudah pasti, hampir semua dari kalian kenal sama doi. Prestasinya dalam bernyanyi sudah gak kehitung dah, gak sanggup kalkulator admin ngitunginnya. Sampai terakhir, doi jadi 10 nominasi penyanyi di ajang pencarian bakat tersohor genkz! Wuih!
Sekarang, doi juga nyibukin diri jadi announcer/penyiar di salah 1 radio swasta lokal. Selain itu, Age juga mulai fokus bikin konten di channel youtube nya sendiri. Lezgow berkunjung ke channel doi genkz, link nya ada di bio nya.


6. @tytae_djamal

Selain Vania, Tytae juga kita rasa cocok kita daulat sebagai Skena-queen genkz. Kontribusi beliau di scene seni rupa sudah cukup banyak. Jalan bareng kawan-kawan @bartiast_ , doi sudah banyak bikin kelas, sesi sharing dan pameran-pameran karya penggiat seni rupa lokal. Bilik Bersenyawa juga beberapa kali berkolaborasi dengan kawan-kawan @bartiast_
Tytae sendiri menjadi koordinator di Bartiast. Selain hobi menggambar & sibuk ngurusin kawan-kawan di komunitas, Tytae juga punya project creative visual @nara.lab . Multitalent juga nih mbaknya ya. Yok kenalan sama doi.


7. @dahliahardie

Dahlia Hardie adalah seorang Brand Identity Designer. Gak banyak admin tau sih tentang doi, karna kuliahnya doi jauh. Masa iya kita harus nyusul doi yang berkuliah di College of DuPage, Chicago, USA , heheh.
Dahlia juga pernah hadir sebagai pemateri di kegiatan Bilik Bersenyawa tahun lalu genkz, seru dah sharing session bareng doi.
Buat kalian yang punya bisnis atau branding product usaha, bisa tuh, konsultasi sama Dahlia genkz. Pasti cepet dah nyerapnya, kalau dibilangin sama doi.


8. @anitaalbertine_

Yang terakhir, yang paling muda, posisinya diisi sama Anita. Selain jadi model, doi sempat menjajal peran di beberapa film lokal, salah 1 nya film Blooder.
Nah, gak tanggung-tanggung mempelajari seni peran, Anita sekarang hijrah & tinggal di daerah Jakarta, untuk fokus mendalami seni peran.
Mengawali karirnya, doi sudah membintangi beberapa FTV & sinetron loh genkz. Keren kan genkz. Semoga sukses memperjuangkan passionnya yak, Nit.


Itu tadi genkz, Skena-queen versi kita.
Pastinya banyak lagi srikandi-srikandi lokal yang berjuang dengan passion nya. Salute buat mereka 👏 .
Jangan berhenti torehkan karya ya genkz!


author: OLAN
July 24, 2020

GOWES MUSIMAN : SIAPA SAJA BOLEH BERSEPEDA

Dok: Gowes Musiman

Pandemi juga dijadikan sebagian besar orang untuk isi waktu kosong dengan kegiatan  berolahraga. Dan sepeda sekarang menjadi alternatif berolahraga dari semua kalangan umur. Baik sepeda jenis apa saja, sekarang sudah 

Terlepas dari pro dan kontra tentang berita pesepeda yang lagi marak di sosial media, Gowes Musiman hadir sebagai platform mengumpulkan kawan-kawan pesepeda di Banjarmasin. Berawal dari satu tongkrongan, mencoba gowes ke beberapa rute, akhirnya mereka berinisiatif untuk membuat satu wadah. Yang mana, Rabu,  22 Juli kemarin, mereka untuk pertama kali, membuat kegiatan mengumpulkan peseda untuk gowes bareng.

Rute yang diambil bisa terbilang pendek, karna kawan kawan belum mengetahui ketahanan fisik partisipan yang baru bergabung. Rute yang diambil adalah dari Universe Coffee - Jln. A. Yani - Jln. Gatot Subroto - Jln. Benua Anyar - Jln. Sultan Adam - Jln. Adhyaksa - dan check point di Bundaran Kayutangi. Lalu di sambung ke Jln. Brigjen Hasan Basri -  Jln. S.Parman - Jln. Bali - dan kembali ke Universe Coffee, kata Kevin Sakti, salah 1 koordinator dari Gowes Musiman.

“Pastinya sebelum gowes dimulai, kita brifing bareng semua partisipan, untuk sharing cara bersepeda yang benar dalam berkelompok, agar tidak mengganggu pengguna lain, serta menggunakan protokol kesehatan.” tambah Kevin.

Dok: Gowes Musiman

Kevin dan kawan-kawan juga berencana mengadakan kegiatan rutin seperti ini lagi, karena melihat antusiasme yang sangat baik. Terhitung ada lebih 70 orang lebih partisipan yang datang, kata seorang partisipan saat ditanya di Universe Coffee kemarin.


author: OLAN