Wednesday, January 6, 2021

January 06, 2021

SCREENING VIDEO "WEIRD STRUGGLE" : SKATEBOARDERS YANG MENOLAK MALAS GERAK


Sebuah karya video dokumenter skateboard di kota Banjarbaru, hasil kolaborasi antara Blob Skateshop X Vanderpijl Skateboarding telah dirilis & diputar pada 5 Januari 2021, pukul 8 malam, tepat di halaman Blob Store.




Video dokumenter yang diinisiasi atas dasar iseng dari kumpulan footage teman-teman skater Vanderpijl Skateboarding ini menceritakan tentang masa sulit mereka dalam bermain skate di tahun 2020, yang mana menurut mereka merupakan tahun yang aneh sehingga video dokumenter ini pun diberi nama "Weird Struggle". 


Weird Struggle sendiri diangkat untuk mewakili pergerakan kawan-kawan skaters di Banjarbaru, di tengah kondisi pandemi. Mereka menunjukkan kalau pandemi bukan menghalangi untuk bermain skate, meski skatepark yang ditutup & tidak bisa berkerumun seperti biasanya. 



Ilunk, sebagai salah 1 penggagas serta videografer Weird Struggle menambahkan, kalau mereka ingin menunjukkan kalau mereka bekarya bukan cuma dari olahraga skateboarding saja, tapi juga dari banyak platform, salah 1 nya berbentuk video. 


"Weird Struggle" sendiri didirect langsung oleh  Ilunk & Ijul, Guruh, Ikram, dan Ijong yang juga merupakan para skater yang turut andil di dalam video dokumenter pertama dari komunitas Vanderpijl Skateboarding. Uniknya, backsound  yang digunakan pun diisi oleh teman-teman musisi dari Kalimantan Selatan seperti Ferdinan Fadel, Local Junk, Rockapudink, dan Kalayangan Pagat.


Kedepannya, mereka juga sambil “nabung” footage-footage video kawan-kawan skaters untuk digabungkan menjadi dokumenter yang lebih matang daripada sebelumnya, tutup Ilunk.




Nah, sekarang "WEIRD STRUGGLE" sudah bisa kalian tonton di channel youtube Vanderpijl Skateboarding, skoy mampir ke channelnya!




author: Aria

Sunday, December 27, 2020

December 27, 2020

CHILL SPOT : IDR SPACE

    


    Tak terasa akhir tahun sudah hampir tiba, kira-kira apasih rencana kalian buat mensiasati tahun baru? Untuk kalian yang sudah ada plan nongkong di tahun baru tapi belum ketemu tempat yang cocok, kita punya rekomendasi buat kalian chill spot yang hidden treasure banget nih gengz. Tempat ini juga cocok banget buat kalian yang nyari tempat yang tenang dan bebas dari keriwuehan duniawi.





    IDR Space terletak di Jl. Sungai Mesa (cari aja di Google), tempat yang kalo di bilang ada tengah kota tapi, nongkrong disini berasa kaya nongkrong di belakang rumah. Yaa tempatnya memang ngemanfaatin space halaman belakang rumah yang cukup luas yang kemudian dimodifikasi menjadi tempat nongkrong. Jangan skeptis dulu gengz, tempat ini emang jual kopi tapi gak cuma itu. Tempat ini diisi beberapa tenant jadi kalau soal menu lebih variatif dan kalian bisa milih mau nongkrong sambil ngopi atau sekalian aja makan di situ. Satu paket lah, karena biasanya nongkrong dan nyarii makan selalu di tempat yang beda tapi disini kalian gak perlu repot pindah-pindah tempat.




    Setelah tim bilik beberapa kali kesana buat diskusi santuy atau cuma sekedar nongkrong, tempat ini memang nyaman, dari pemilihan eksterior dan layout tempat duduk semua rasanya pas. Kalian bisa milih mau duduk lesehan di gazebo, duduk biasa di kursi dan meja yang sudah di sediakan atau bahkan nyender di pojokan sambil ditemenin lampu tumbler yang gemerlap hehehe. 



    Kita rekomenin banget buat kalian untuk datang sekitar jam 4 sore. Soal panas, kalian gak perlu khawatir karena tempat ini punya banyak pohon di areanya. Alhasil hampir seluruh space terasa lebih sejuk. Mungkin poin-poin ini sih yang bikin kita jadi sering main kesini sekalian ngopi sore-sore.



    Well, menurut kita IDR Space punya keunikan tersendiri, tempat yang cenderung kecil rasanya jadi lebih luas. Pemelihan aksesoris untuk menghias tempat rasanya pas dan gak terkesan norak. Yang paling asik adalah kesan nongkrong di rumah sendiri yang jarang bisa di dapet apalagi ditempat se padat Banjarmasin. Akses menuju ke tempat juga gampang dan kalian gak perlu pergi jauh buat ngerasain tempat yang adem.


--------------------------

Author: Bagus

Foto: Tim IDR Space

Wednesday, December 2, 2020

December 02, 2020

CHILL SPOT : MANGEWU


Tat kala kita juga bisa lelah sama yang namanya keriuhan kota, Banjarmasin memang kota kecil kalo dibandingin sama kota-kota lain. Tapi, kadang kita juga perlu ruang napas segar hitung-hitung buat refreshing dari hiruk-pikuk kota. Chill spot di edisi bulan ini merekomendasikan tempat buat kalian yang nyari tempat santai dan tenang tapi gak perlu pergi jauh.




Mangewu bisa jadi pelarian kalian ketika perlu ketenangan, tempat ini terletak di Citraland Jl. A. Yani Km 8. Tempat yang menurut kita punya keasikan tersindiri, tempat ini punya kesan menenangkan tapi gak ngilangin kesan kota di dalamnya. Sedikit intermezzo buat kalian yang belum tau apa itu Citraland, Citraland itu perumahan elit yang ada di daerah Kertak anyar.





Tempat ini berkonsepkan grill & hanging out shop a.k.a angkringan (maafkan penulis yang coba membahasa Inggris kan), walau bertempat di wilayah perumahan elit, kisaran harga makanan dan minuman cukup ngagetin karena start dari 3k hingga 15k. Jelas harga ini murah banget ditambah kita di sediakan tempat yang emang bener-bener proper untuk nyantai. Kenapa kita bilang proper, beda sama angkringan yang biasanya identik dengan lesehan, tempat ini bisa di bilang angkringan update version lah karena tempat ini sendiri bentukannya dibuat layaknya kafe.




Hal yang harus kalian tau juga nih mereka juga nyedian wedangan. Yaa lagi-lagi buat kalian yang gak tau apa itu wedangan itu minuman anget yang biasanya ada rempah-rempah di dalamnya. Ketika tim bilik dapet kesempatan untuk nyobain dan waktu itu kebetulan kita mesen yang namanya Kopi Rempah, dan emang bener aja di suasana dinginnya malam, wedangan ngasih kehangatan yang absolut buat kalian hehe :p. Menurut kita juga memang ini yang jadi nilai plus di Mangewu itu sendiri, wedangan emang jarang ada di angkringan yang biasanya kita kunjungi. Apalagikan lagi musim ujan nih cuaca malem yang dingin cocok banget di counter dengan segelas wedang anget.

Overall tempat ini punya kesan tempat yang kalo kita bilang suburbia romantica karena disatu sisi kita ditawarkan ketenangan namun gak ngilangin kesan metropolis didalamnya di sisi lain kita juga dapet hal yang menghangatkan dari sajian yang tradisional yang ditawarkan ngasih romansa pinggiran kota yang bikin kita pengen balik lagi kesana, dan satu lagi kopi rempah sama bakwan jagung adalah sebuah pelukan <3.





Friday, November 13, 2020

November 13, 2020

YARD STREET MARKET (YSM) BUKAN HANYA SEKEDAR GELAR LAPAK

 


Untuk kalian yang belum tau apa itu YSM, ini adalah event pakaian yang diusung anak-anak muda Banjarmasin. YSM yang di selenggarakan pada 6 - 7 November lalu di Coffee the Cups, beralamat di kampung Melayu Banjarmasin, event ini merupakan kali ke dua dilaksanakannya nih. Serupa dengan acara sebelumnya, masih membawa dengan konsep dasar yang sama dimana event ini diisi sama brand-brand lokal. Yang bikin acara ini beda dari sebelumnya, gak cuma jualan mereka juga mencoba ngerangkul beberapa komunitas yang ada di Banjarmasin buat ikut serta dalam event ini.



















Acara jadi lebih menarik karena diisi dengan talkshow menarik yang membahas beberapa hal. Gak tanggung-tanggung mereka bahkan mengundang salah satu founder brand besar Thanksinsomnia Mohan Hazian. Disitu Mohan sharing dengan pengunjung dan bahkan panitia penyelenggara yang notabenenya juga owner dari masing-masing brand lokal yang ada juga excited banget untuk ngedengerin talkshow yang berlangsung.




Berawal dari keresahan bersama anak-anak penggiat industri kreatif ini merasa kalau perlu adanya wadah buat brand-brand lokal baik yang besar atau yang baru berdiri untuk dapat atensi dari masyarakat luas, khususnya di Banjarmasin. Acara ini pun tercetus tak lain juga karena mereka merasa bahwa dimasa yang lagi gak baik baik aja ini perlu kerjasama untuk saling support satu sama lain. Ketika tim bilik tanya "Berarti gak main sikut-sikutan dong buat cari pasar". " Bersaing tetap, itu tergantung strategi marketing masing-masing  cuman kita menyediakan acara lokal buat masing-masing brand supaya bisa berekspresi melalui acara ini" sahut Zikri salah satu panitia penyelenggara yang juga owner dari salah satu brand yang ada di event YSM.

Beberapa harapan juga disampaikan Zikri tentang kegiatan ini salah satunya nih juga harapan semua penggerak industri kreatif, harapannya yakni mudah-mudahan dengan diadakannya event ini orang-orang di Banjarmasin bisa lebih tau kalau di daerahnya juga punya brand-brand baju yang kualitasnya gak kalah sama brand terkenal.







Tim Bilik juga dapet kesempatan wawancara eksklusif sama Mohan sang guest star di event kali ini. Ketika di tanya soal pendapat dari YSM itu sendiri “gimana nih bang acara yang YSM yang di adain anak-anak nih”. “Keren sih ni acara ya, kalo dari kacamata gua yang ikut event yang lebih gede sih buat bisa bikin acara kaya gini udah cukup keren sih menurut gua mereka bisa nyulap tempat yang kaya gini jadi tempat yang bener-bener proper yaa kerenlah”. Jawab mohan. Ada juga nih kata-kata dari Mohan yang tim bilik suka banget. Waktu ditanya “brand kecil brand lokal punya kesempatan yang sama gak sih bang?”. Mohan dengan cepet ngejawab “punya dong karena brand besar juga awalnya dari brand kecil, yang penting sih lu bisa komitmen, ya yang jelas jujur sama karya”.




Author : Bagus

Foto : Bayu

Thursday, November 5, 2020

November 05, 2020

CHILL SPOT : NIAGA KOFFEE



Tidak dapat di pungkiri bahwa kopi sudah jadi bagian dari lifestyle masyarakat saat ini. Kebutuhan biologis akan kafein kadang kala mengharuskan kita untuk mengonsumsi kopi setiap hari. Hal ini sudah bukan masalah, karena di Banjarmasin sendiri sudah banyak coffee shop yang bertebaran dimana-mana. Nah untuk chill spot bulan ini kita ngerekomendasiin buat kalian untuk mampir di salah satu coffee shop yang ada di Banjarmasin, iyaa coffee shop banyak di Banjarmasin, tapi yang satu ini beda dari coffee shop yang lain.



Namanya Niaga Koffee, beralamat di google maps cari aja, pasti dapet. Hal yang paling beda dari tempat ini adalah harganya, kalau kadang kita perlu 20 – 30 ribu buat bisa dapet segelas kopi. Di Niaga dengan uang budget segitu kita bisa dapet kopi plus makan kenyang. Mungkin karena kedai ini punya slogan “ngopi di pasar” dan karena memang letaknya di pasar, mereka memilih buat mematok harga start dari 10 ribu sampai 25 ribu untuk minuman dan 8 ribu sampai 25 ribu untuk makanan. Harga ini jelas bisa di bilang murah kalau dibandingin sama coffee shop lain.


Selain itu, untuk kalian nih kaum kalong yang jam nongkrongnya bukan kaya manusia pasti sering banget kan lagi asyik-asyiknya nongkrong malah di suruh pulang karena tempatnya harus tutup. Di Niaga mulai dari tanggal 20 Oktober lalu mereka buka program buka pagi sampai pagi jadi mereka bakalan buka dari jam 07.00 sampai  jam 03.00 (20 jam buka) nah jadi pas banget buat kalian yang suka begadang, tempat ini bisa jadi buat tempat santai kalian. Tapi program ini masih dalam masa trial jadi bisa bakalan lanjut bisa enggak tergantung ombak.


Ambients yang di beri tempat ini jelas ala-ala kedai banget, karena memang letaknya dipasar suasana siang hari sering kali ramai. Tapi tenang, kedai ini dua lantai jadi cukup nampung banyak pelanggan. Area indor juga sudah pakai pendingin ruangan jadi jangan khawatir kepanasan. Untuk kalian yang punya circle nongkrong yang banyak disarakan buat datang waktu malam aja, karena suasananya lebih tenang. Tempatnya juga jadi lebih luas karena bisa ngemanfaatin space pelataran ruko yang lagi tutup. Jangan takut gak kebagian tempat duduk disana punya bangku yang unlimited jadi pasti kebagian.











------------------    
author: Bagus
foto: Darto

Wednesday, October 7, 2020

October 07, 2020

BEM SE-KALSEL BERSAMA MASYARAKAT TOLAK TEGAS OMNIBUS LAW



Sudah jatuh, tertimpa UU Cipta Kerja pula. Itu yang kayaknya beberapa dari kita rasakan sekarang. Polemik terbaru selain pandemik corona, rakyat Indonesia dihebohkan adanya  RUU Cipta Kerja yang bisa disebut Omnibus Law yang disahkan pada rapat paripurna, Senin (5/10/2020) di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta yang sangat ditentang element masyarakat termasuk mahasiswa se Banjarmasin yang mereka rasa bisa mempengaruhi kinerja ketenaga erjaan di seluruh Indonesia nih genkz.

 

Pada hari selasa 6 oktober 2020 BEM sekalsel mengadakan konsolidasi terbuka yaitu pertemuan antar mahasiswa dan masyarakat Banjarmasin yang bertujuan sama ingin menggagalkan Omnibus Law, yang dilaksanakan di halaman gedung KNPI Banjarmasin dan mengajak mahasiswa maupun masyarakat memperjuangkan penggagalan disahkannya Omnibus Law di kota Banjarmasin.

 


Diundangan konsolidasi di media Instagram berbunyi ajakan seperti "pada saat urgensi menghadapai Covid-19, pemerintah akan melaksanakan sidang paripurna untuk mengesahkan Omnibus Law, maka kami dari BEM seluruh Kalimantan Selatan mengajak  untuk ikut serta konsolidasi terbuka" begitu sedikit kutipan dari akun instagram @bemsekalsel yang dikirim pada Senin kemarin (05/10/2020).

 

Salah satu mahasiswa bernama Ahdiat Zairullah sebagai kordinator wilayah BEM sekalsel berkata bentuk kekecewaan kita terhadap dewan pimpinan rakyat yaitu disahkan nya RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang kita tolak bersama dan tuntutan, meminta mereka (DPR Provinsi) untuk menyurati president Jokowi untuk memberikan Perpu untuk disahkan nya tolakan RUU Cipta Kerja, ujar seorang kordinator BEM sekalsel ini.

 

Kordinator wilayah BEM se Kalsel juga mengatakan bahwa meraka mogok, ngotot dan tidak anarkis. Mereka duduk dan orasi bentuk protes mereka terhadap UUD yang dikeluarkan pada hari ini. Mereka mau menaikkan skala kerja aksi mogok yang radikal dan koperatif terhadap DPRD, serta kepada pihak kepolisian, mereka ingin mencoba berkordinasi nih genkz, apakah mereka menguntungkan kita atau tidak ujar kordinator wilayah BEM se Kalsel itu nih.

 


Tidak hanya mahasiswa, dari element-element yang akan turun, akan ada aksi besar-besaran, dan soal izin sudah diberikan oleh konstitusi kebebasan untuk menyampaikan pendapat dan apapun yang dikatakan aparat kita tetap turun,kata salah seorang aktifis BEM yang kemarin hadir.

 

Harapannya nih genkz, mudah-mudahan aspirasi mahasiswa terutama masyarakat dan kaum buruh , tentang tuntutan penolakan RUU Cipta Kerja bisa diterima oleh pemerintah dan presiden Jokowi. Juga kasih kabar ke kalian nih genkz, kalau bakal ada seruan aksi turun ke jalan di Hari Kamis tanggal 8 Oktober 2020 dari jam 8 pagi. Kawan-kawan yang merasa punya keresahan yang sama, boleh ikut aksi, ketimbang menyuarakannya hanya sebatas di sosial media genkz.

 

Foto & author by (yyn)