Friday, September 13, 2019

TOTALLY UNPLUGGED, SILATURAHMI BERKEDDOK AKUSTIKAN


Ngegigs kok hari Rabu? Nggak tau ya kalau menurut riset, Rabu itu dianggap sebagai hari terberat pas weekday? Lagian siapa juga yang mau datang ke acara pas hari Rabu? Mereka adalah Odon, David, Ayub, Gorey, Shandy, Mita, dan kawan-kawan lain yang tak bisa saya tulis satu-satu karena saking banyaknya yang hadir. Kira-kira, kalau dihitung diluar dari personel band yang main,  mc, dan pihak Sonicfuzz, ya kira-kira ada sebelas - dua belas orang lah. Lumayan.

Begitulah Sonicfuzz ya, bikin acara bodo amat kaya biasa. Kali ini tempatnya di Liwis Kitchen dengan tajuk Totally Unplugged yang nggak nggak unplugged banget. Sama lah kaya MTV unplugged yang masih bergantung sama kabel, ampli, dan PLN. Di edisi pertama, bandnya di bawah naungan Sonic juga, Weirdos & Pesawat Tempur. "Trial and error dulu. Untuk awal, bandnya langsung kita todong dan bisa, serta pastinya bersedia tidak dibayar sebagai bentuk pengabdian terhadap labelnya," kata Ozy dengan nada tinggi seperti biasanya.

Acara dibuka oleh Pesawat Tempur yang seperti biasa menciptakan karaoke massal dengan tembang seperti "Damai"dan "Belum Saatnya Mendarat". Total ada 5 lagu yang mereka bawakan dalam format akustik. Setelahnya ada bintang tamu misteri dari Palangkaraya, Herman dari Catatan Kaki yang melanjutkan sesi unplugged. Herman membuka perkenalannya dengan "Burung Gereja" dari Nugie, dan beberapa tembang dari Catatan Kaki. Di ujung, Weirdos menutup acara membawakan 4 lagu mereka dan 1 lagu cover. Di kesempatan ini, mereka juga membawakan lagu barunya "The World of Bigotry".

Daripada dibilang gigs, acara ini lebih kepada silaturahmi sambil begitaran. Macam kaya lagi ngumpul, kebetulan ada gitar, ngejreng deh. Bedanya, disini band-bandnya mayoritas bawain lagu sendiri, dan itulah tujuan Sonicfuzz ngadain acara ini. Memperkenalkan lagu sendiri dengan cara minimalis. Totally Unplugged juga, kabarnya, akan di adakan rutin dengan semangat kolektif dan mengajak band-band lokal lainnya untuk berpartisipasi. Wih mantep nih.  Ditunggu deh acara selanjutnya. Panjang umur kolektifun!
Penulis
Afif Aziya