Friday, August 2, 2019

MENGENAL MAFIA PEMANTIK QOLBU LEWAT "LAST MAN"



Pada penghujung tahun 2016 lebih ketika banyak kasus besar terjadi layaknya, kasus Mirna yang dengan lambat sekali terselesaikan kemudian disusul oleh kabar ihwal penistaan agama lalu digelarlah serangkaian acara 212 dan semacamnya, ketika itu pula Mafia Pemantik Qolbu disingkat MPQ lahir di Jakarta selatan yang kemudian langsung mempersembahkan kepada belantika musik Indonesia dengan merilis dua buah single sekaligus, yakni “Rupa-rupa” & “Bubatual” yang dirilis pada 18 Februari 2019 kemarin via kanal You Tube.

MPQ  yang dimotori oleh Putra Alit Djarot (vokal, gitar, midi), Daniel Hasudungan (vokal latar, gitar, keyboard, piano), Rakaputra (vokal latar, bass), Abram Dionisius Antory (vokal latar, lead gitar) Rakha Agung Suryandaru (drum, perkusi). Beramunisikan alternative rock, mereka mengaku terinspirasi macamDewa 19, The Beatles, Radiohead, Pink Floyd, Flower Kings dan masih banyak lagi.
MPQ  juga berseloroh ihwal target terdekat mereka  “Banyak tawaran manggung aja mas apalagi event besar hehe, sisanya ya semoga rilisan baik digital maupun fisik (kalo ada) diterima sama orang-orang” Setelah “Rupa-rupa” & “Bubatual” lahir sebagai anak rohani MPQ berselang satu bulan lahirlah “Last Man”(rekomendasi untuk didengarkan), kemudian sepekan lalu lahirlah “Renung” 
single sudah bisa di nikmati melalui platfrom musik Spotify, iTunes, Deezer dan Apple Music yang pastinya masuk dengan sopan sekali ke telinga pendengarnya.

Bisa dikatakan “Last Man” adalah hal yang baru dan sangat berbeda dari materi MPQ sebelumnya, liriknya pun ditulis dalam bahasa Inggris yang bercerita tentang seseorang yang mengabaikan realita “Orang ini sih sadar kalo lebih banyak yang melek sama realita dibandingkan sama yang suka ngayal, Tapi segitu enggak pedulinya dia sama realita dan lebih milih untuk percaya sama khayalannya”

Terakhir ada pesan dari Mafia Pemantik Qolbu untuk pembaca Bilikbersenyawa, “Ayo dengerin MPQ di semua layanan streaming musik yang tersedia, tonton youtube MPQ dan tunggu rilisan-rilisan berikutnya dari MPQ, selain itu juga jangan males eskplorasi musik-musik dari band lokal seluruh Indonesia, banyak yang bagus kok kalo mau sabar ngulik” 




Penulis
Muhammad Fajar




No comments:

Post a Comment

About

authorBilik Bersenyawa adalah Creative Hub dari Kalimantan Selatan
Selengkapnya →



Event 1

Event 2