Tuesday, April 9, 2019

UNITE OUR MUSIC, PERGERAKAN KOLEKTIF DARI MARTAPURA




Terbentuk awal tahun 2019, Unite Our Musik (UOM) berharap bisa mewadahi karya music band local di Kalimantan Selatan, terutama di Martapura. UOM juga bertujuan untuk menaikkan lagi minat bermusik band-band local, dengan cara membuat gigs untuk band lokal unjuk gigi.

Gigs pertama diadakan bulan lalu, 31 Maret 2019, di halaman Infamous Studio, Jl. Masjid Indrasari, Martapura. Uniknya, gigs ini diadakan di lingkungan perumahan, yang terbilang dekat jaraknya dengan rumah-rumah warga. Tapi dengan usaha pendekatan kawan-kawan UOM ke warga sekitar, mereka akhirnya mendapat izin untuk berkegiatan.


Sama seperti media kolektif lain, permasalahan yang paling utama adalah keterbatasan dana untuk menutupi biaya keproduksian event, dari sewa sound, sewa panggung dan tetek-bengek lainnya. Salah satu penggagas UOM, Bima, menambahkan awalnya mereka sempat sedikit pesimis, tapi dengan kerja keras promosi di berbagai media sosial , akhirnya hasil penjualan tiket bisa menutupi seluruh keproduksian event. Bima juga berharap, kedepannya UOM bisa rutin mengadakan gigs, serta dibantu promosi oleh komponen-komponen media lokal lainnya.

Selain band-band Martapura seperti Sadulur Project, Pinocchio, Not Today, Baby Dolphin, Sound Four Kills, dan Noksband, ada juga Keep Struggling, Wicked & Parang dari Banjarbaru dan Banjarmasin, serta Stage Now dari Palangkaraya. Acara berlangsung cukup meriah, tiket terjual banyak & hampir tidak ada kendala. Kedepan kita punya planning, bikin gigs lagi, setelah bulan puasa, tambah Bima. Dia juga berharap, kedepannya pergerakan ini panjang umur & benar-benar bisa jadi wadah kawan-kawan band berkarya, agar dunia dunia permusikan Kalimantan Selatan semakin meriah.